-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Semua Tulisan yang kurang bagus ini hanyalah sebuah proses belajar untuk memahami realita diriku dan dunia luar. Selamat menyelam dalamnya lautan ideku dari sudut pandang yang berbeda. Sudut pandang yang bisa saja objektif dan bisa pula subjektif. Kebenaran hanyalah Milik Allah Subhana Wa Ta'ala semata. Semoga tulisan-tulisan dalam blog ini Bermanfaat bagi kita semua. aamiin
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

#Meracau

22 Februari, 2013


Ceracau Senja.

Senja ini, gerimis baru saja reda, langit kembali cerah. Engkau perempuan, nona bermata bening, pelukis jingga senja yang memantul dari bening mataku. Aku lelaki. Lihatlah, jingga itu memantul bersama sisa-sisa air mata. Itu bukanlah gerimis yang turun sedari tadi, itu hanyalah derai rindu yang bercampur gerimis, nona! 
Senja ini, Akhir februari, musim penghujan, dan gerimis baru saja reda. Ada daun-daun yang sedang menghijau, tapi ada juga sebagian dedaunan yang berguguran di musim hujan ini. Aku mencoba memungutnya satu-satu. Wahai nona bermata bening, lukislah aku yang sedang memungut rindu-rindu yang berguguran detik demi detik ini. 
Di ufuk langit, ada lintasan jingga seperti fatamorgana membentuk naga yang menyemburkan api, membakar senja, menghanguskan lembaran-lembaran waktu. Aku lelaki, terbakar bersama rindu yang menderai.
Senja ini, aku masih disini, memetik dawai biola dengan pelan. Engkau perempuan, tenggelam bersama keheningan.

7 KOMENTAR:

Leni Fitria mengatakan...

nyimak bang. barusan jg baca blog yg nyastra, eh mampir lg ke blog nyastra.
heheh...
bg, Humaira #4 nya mana???

R0e salampessy mengatakan...

hehehe... silakan nyimak yah de. :)
masih terlalu cepat mw lanjutin Humaira 4.

BlogS of Hariyanto mengatakan...

senja memmang selalu penuh pesona dalam setiap kehadirannya, dan tubuh jiwa ini bisa hangus dalam senja yang membara penuh kerinduan, nice post ...,
salam hangat dari Makassar :-)

R0e salampessy mengatakan...

Senja emang selalu menggoda. ahh.. jingganya seperti lidah api yg membakar rindu. halah.. hahaha..

salam bung bro.. salam dr ibu kota. :)

Ummu Ruqayah mengatakan...

jadi ingat lagu kereta senja..

ROe Salampessy mengatakan...

@ummu Ruqayah::
hehehe..

Gudeg Lalas mengatakan...

Banteng88 | Agen Bola | Agen Judi | Agen Sbobet
Agen Bola
Bandar Judi
Bandar Bola
Judi Online
Bola Online
Agen IBCBET
Agen CASINO
Agen Judi Terpercaya
Agen SBOBET
Agen Judi Online
Poker Online
Prediksi Bola